Buku Eden In The East

Buku Eden In The East – Saya membaca buku ini karena tertarik dengan teori Oppenheimer tentang letak Atlantis di Indonesia, sebuah teori kontroversial yang muncul beberapa tahun lalu, khususnya di Indonesia. Saat itu banyak stasiun televisi yang menayangkan talk show yang membahas hal tersebut. Namun, banyak yang bereaksi skeptis terhadap metode Indonesia. Indonesia pasti skeptis tentang kemungkinan menjadi bagian dari sesuatu yang begitu menakjubkan.

Buku tersebut berisi kajian dan teori Oppenheimer yang luar biasa tentang Asia Tenggara sebagai tempat ‘Surga yang Hilang’ yang disebutkan dalam berbagai mitos. Buku yang agak tebal ini—saya tidak membacanya halaman demi halaman—menyajikan interpretasi Oppenheimer terhadap isu-isu berikut.

Buku Eden In The East

Di sini dijelaskan bahwa Indochina di Semenanjung Malaya, meliputi Sumatera, Jawa, dan Kalimantan, dulunya adalah sebuah benua besar yang dikenal sebagai Sundaland. Pada akhir Zaman Es, terjadi banjir besar yang menenggelamkan sebagian dataran Sundaland dan akhirnya menenggelamkan sebagian benua, meninggalkan daratan berbeda yang kita kenal sekarang. Bertentangan dengan pandangan umum bahwa tiga banjir menandai akhir zaman es, tepat empat peristiwa banjir besar (dua di antaranya berdekatan) terjadi secara bersamaan.

Live Music In Madison, Wi

Selain itu, Oppenheimer menyebut Sundalandia sebagai induk peradaban dunia berdasarkan oseanografi, arkeologi, linguistik, antropologi, dan genetika. Menurut Oppenheimer, setelah diidentifikasi secara genetis, garis DNA ras manusia awalnya berakar pada ras sapi Austro-Melanesia atau Sunda. Atau dengan kata lain Hawa, wanita pertama di bumi adalah Asia Tenggara dan ‘surga’ darinya adalah Sundaland.

Oppenheimer juga mendalami bahasa dan cerita rakyat yang berkembang di berbagai belahan dunia. Hasil dari semua beauty show itu sama.

See also  Demo Slot Spadegaming Rupiah

Oppenheimer juga memiliki cetakan relief, artefak, dan bukti sejarah lainnya dari budaya di Kalimantan yang menunjukkan variasi versi kuno tentang kisah kejatuhan Adam dan Hawa. Ada juga artefak yang menunjukkan budaya bercocok tanam biji-bijian pada zaman prasejarah, yang usianya lebih tua dari artefak serupa di Tiongkok (yang dianggap pelopor budaya pertanian).

Banjir besar yang melanda Sundaland mengakibatkan migrasi besar-besaran ke Cina, Arab dan semenanjung India, serta Mesopotamia. Dari sinilah legenda bertema banjir besar berasal. Yang paling terkenal adalah kisah bahtera Nuh.

The East India Company

Jadi bertentangan dengan pandangan yang sampai sekarang diketahui tentang penyebaran orang Polinesia ke Asia Tenggara melalui Taiwan, teori ini berpendapat bahwa induk orang Polinesia adalah ras Austro-Melanesia yang bermigrasi dari Sundaland untuk menyelamatkan diri dari Banjir Besar. Ada peradaban baru. .

Mungkin banyak miskonsepsi dalam pemahaman saya, karena sejujurnya saya sangat kesulitan membaca pemaparan teoretis semacam itu dalam bentuk naratif.

Saya bahkan tidak dapat memutuskan apakah akan mempercayai teori ini karena saya belum pernah mencoba membaca penelitian lain oleh para peneliti yang mendukung teori ini. Tapi sejauh ini penjelasan di buku masih ada

Seorang wanita dengan banyak minat. Medium adalah penulis konten, penggemar fotografi makanan, dan pembaca biasa. Dia menyukai segala sesuatu tentang buku, tanaman, makanan, dan benda bersejarah.

Jual Eden In The East

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *